Peluang dan Modal Usaha Grosir Beras Cukup 15 Juta?

Berbicara soal beras sepertinya salah satu kebutuhan pokok yang tidak tergantikan karena selalu tersaji di atas meja makan dari siang hingga malam.

Masyarakat Indonesia sendiri sering mengatakan pepatah jika belum makan nasi maka belum dikatakan makan, artinya perut belum terasa kenyang jika belum nasi yang dimakan.

Karena setiap rumah pasti membutuhkan yang namanya beras, maka tidak heran jika usaha beras ini mudah ditemukan di berbagai tempat.
Ada berbagai macam jenis beras, dimana semakin bagus kualitasnya maka harganya tentu akan semakin mahal. Seperti beras merah dijual dengan harga Rp 8.500 / kg, Beras Rojolele Rp 11.000 / kg, Beras Pandan Wangi Rp 11.000 / kg dan masih banyak lagi jenis beras lainnya.

Berbicara soal peluang, tentu pangsa pasar usaha beras ini sangat luas dan tentunya menguntungkan, apalagi jika usaha anda sudah memiliki banyak pelanggan tetap atau anda sebagai pemasok dari berbagai warung sembako di daerah anda.

Rincian Modal Buka Usaha Grosir Beras

Setiap orang yang akan memulai usaha Grosir beras pasti bertanya-bertanya berapa modal yang harus di persiapkan.

Namun modal ini tidak mutlak karena tergantung pada seberapa besar usaha yang akan anda buat, selain itu ditentukan juga apakah tempat usaha anda menyewa atau tidak. Berikut ini adalah rincian modal usaha Grosir beras.

1. Biaya Investasi
  • Belanja stok beras 50 karung Rp 4.500.000
  • Sewa Tempat Usaha Rp 8.000.000
  • Perlengkapan jualan Rp 2.000.000
  • Maka total modal awal anda adalah Rp 14.500.000
2. Biaya Operasional
  • Gaji Karyawan Rp 800.000
  • Biaya listrik, air dll Rp 300.000
  • Biaya transportasi atau biaya tak terduga Rp 1.000.000
Prospek yang begitu cerah ini yang Membuat banyak sekali para pelaku usaha beras Grosir maupun ecer meraup banyak keuntungan. Keuntungan ini tentu tergantung pada kuantitas pembeli dan berapa jumlah untung yang anda ambil dari setiap kilonya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel