Biaya Mutasi Motor antar Provinsi 2020

Profbiaya - Biaya mengurus mutasi motor antar provinsi sebenarnya tidak mahal - mahal amat jika diurus sendiri. Namun dalam prakteknya mengurus mutasi motor sering diserahkan ke biro jasa dan sudah pasti biaya akan bertambah jadi agak mahal.

Mutasi motor artinya kendaraan pindah lokasi, jika kendaraan pindah lokasi otomatis lokasi pembayaran pajak kendaraan bermotor ikut pindah baik antar kabupaten maupun antar provinsi.

Misalnya, anda beli motor dari Surabaya dan motor itu dibawa ke Lampung. Maka, agar proses pembayaran pajak motor anda lebih mudah maka harus dilakukan mutasi antar provinsi, supaya bayar pajak tidak sulit karena sudah pindah ke Lampung.

Nah proses mutasi yang melibatkan 2 daerah samsat dan berbeda provinsi itulah diperlukan prosedur cabut berkas yang melibatkan Polda setempat, serta menyiapkan data-data yang lengkap agar proses mutasi motor tak terhambat. Adapun biaya mutasi motor antar provinsi 2020 adalah sebagai berikut
  • biaya PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) Rp 300.000
  • BBN KB (Biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Rp 200.000
  • biaya SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) Rp 35.000
  • biaya administrasi STNK Rp 25.000
  • biaya administrasi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan bermotor) Rp 60.000
  • biaya cek fisik kendaraan Rp 30.000
  • biaya balik nama STNK Rp 30.000
  • biaya balik nama BPKB Rp 80.000
Jika ditotal secara keseluruhan maka jumlah dana yang harus dibayarkan kepada petugas yakni sekitar Rp 760.000. Besaran biaya tersebut belum termasuk bensin 🤭. Dan mengurus Mutasi bagi sebagian orang adalah suatu hal yang merepotkan (ribet) dan ngabisin waktu plus capek.

Maka nya jarang sekali orang mengurus mutasi motor sendiri, kebanyakan memakai biro jasa, tentu lebih simpel dan tinggal menunggu jadi (terima beres) cukup siapkan biaya plus jasa aja. yang pasti lebih baik pakai biro jasa deh, gk repot. (Foto gridoto.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel