Modal Awal Ternak Ayam Petelur 100 Ekor

ProfBiaya.com - Berapakah modal awal atau biaya buka usaha ternak ayam petelur 100 ekor? Usaha ternak ayam petelur cukup besar prospek nya karena potensi pengahsilan yang akan didapat besar.

Berdasarkan data statistik jumlah konsumsi telur di Indonesia masih jauh tertinggal dengan negara di dunia. Contohnya saja Malaysia. Konsumsi telur di Indonesia sekitar 7 kilogram pertahun perkapita.

Sedangkan Malaysia konsumsi telur penduduknya mencapai 25 kilogram pertahun perkapita. Hal ini tak lepas dari jumlah produksi telur di tanah air yang tidak mampu memenuhi permintaan pasar dalam negeri yang sangat tinggi. Sehingga menimbulkan sebuah peluang usaha menjanjikan yakni usaha ternak ayam petelur.

Bisnis peternakan ayam petelur lebih menjanjikan dan lebih baik ketimbang usaha ternak ayam pedaging. Karena semua bagian ayam bermanfaat. Misalnya telur ayam sebagai pusat usaha yang pokok.

Kotoran ayam petelur bisa dimanfaatkan sebagai biogas, makanan ikan lele dan pupuk kandang bagi tumbuhan. Kemudian bulu ayam petelur dapat dibuat menjadi alat kebersihan. Dan terakhir daging ayam petelur bisa dijual dengan harga tinggi.

Rincian Biaya Modal Awal Usaha Ternak Ayam Petelur 100 ekor

Usaha beternak ayam petelur yang diambil manfaatnya terutama telur. Karena bisnis telur. Usaha ternak ayam petelur dapat dilaksanakan secara rumahan, sampingan atau bisnis utama oleh seorang karyawan, mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga dan kalangan lainnya dengan potensi menguntungkan sekali.

Jika anda sangat berminat untuk membuka usaha ternak ayam petelur yang prospektif maka modal awal yang mesti dipersiapkan, antara lain:
  1. Kebutuhan modal awal sekitar Rp.15.000.000.,- / 100 ekor ayam (untuk bibit ayam, pakan, kandang,)
  2. Pembuatan kandang Rp.8.000.000,- (bisa ditekan dengan memanfaatkan kayu-kayu bekas bongkaran bangunan)
  3. Ayam siap telur (pullet) Rp.52.000,- x 100 ekor = Rp. 5.200.000,- (harga per-awal 2013)
  4. Pakan Konsentrat 3 Kg x Rp.5.000,- = Rp. 15.000,-
  5. Pakan Beras Jagung 6 Kg x Rp.2.500,- = Rp. 15.000,-
  6. Pakan Bekatul 2 Kg x Rp.1.000 = Rp. 2.000,-
  7. Tiga jenis pakan di atas dicampur menjadi 11 Kg = Rp.32.000,-1 ekor per hari butuh 110gr pakan, 110gr x 100 ekor = 11.000 gr atau 11 Kg, jadi per hari 100 ekor ayam butuh 11 Kg Pakan (Rp.32.000,-)
  8. Total biaya pakan hingga produksi (betelor) adalah sekitar Rp.1.000.000,-
Potensi keuntungan ternak ayam petelur
  1. Hasil telur untuk 100 ekor, rata-rata adalah 6 Kg per hari
  2. Harga telur Rp.12.000,-/Kg x 6 Kg/hari = Rp. 72.000,-/hari
  3. Keuntungan bersih per hari (harga telur per hari dikurangi biaya pakan per hari) Rp.72.000 - Rp.32.000 =Rp.40.000,-/hari
  4. Keuntungan perbulan Rp.40.000,- x 30 hari = Rp.1.200.000,-Masa produksi 3 tahun (sejak pertama kali bertelor)
  5. Kotoran ayam dijual per kantong = Rp.10.000,-Ayam afkir (sudah tidak bertelor) dijual jadi ayam pedaging = Rp.35.000,-/ekor 
Sumber analisa : Buruhmigran.or.id

Apakah kini anda tertarik untuk menjalankan bisnis peluang usaha ternak ayam petelur? yang pasti, anda harus ulet, jangan sampai anda mundur di tengah jalan.

Demikianlah perkiraan modal/biaya awal bisnis telur ayam semoga dapat membantu anda dalam menentukan bisnis yang tepat untuk anda. Terima kasih atas kunjungan anda dan salam sukses selalu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel